Halo sobat yayuarundina.com –
Mari kita pelajari proses pembelajaran Deep Learning dalam Bahasa Indonesia
tentang teks Eksplanasi. Bagaimana cara penerapannya? Apa saja yang dilakukan?
Yuk, kita simak dalam postingan kali ini.
![]() |
Belajar Teks Eksplanasi |
Proses
pembelajaran bukanlah hal yang mudah. Butuh perencanaan, proses dan evaluasi.
Dengan ketiga hal tersebut, kita bisa membuat sebuah pembelajaran yang
berkualitas. Bukan hanya sekedar hadir di kelas, tapi siswa mendapatkan hasil
belajar yang maksimal. Inilah inti deep learning.
Deep Learning
merupakan sebuah pendekatan pembelajaran yang mendalam. Bukan sekedar hapalan.
Bukan sekedar formalitas belajar atau asal hadir di kelas. Namun, siswa mampu
mengeksplorasi dirinya untuk mendapatkan hasil belajar yang maksimal. Ada tiga
elemen utama yang menjadi ciri deep learning. Ketiga elemen tersebut adalah
mindfull learning, meaningfull learning dan joyfull learning.
Mindfull
learning berarti pembelajaran dilakukan secara sadar oleh siswa. Proses
pembelajarannya didasarkan atas kebutuhan siswa. Pada kondisi ideal, siswa
merasa butuh belajar. Mereka belajar tidak merasa terpaksa atau berdasarkan
perintah. Ini yang masih menjadi peer besar pendidikan kita.
Meaningfull
learning berarti bahwa proses pembelajaran itu sangat bermakna. Materi
pembelajaran dihubungkan dengan kondisi nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Bukan sekedar teori belaka. Dengan pembekalan materi pelajaran, siswa mampu
mendapatkan solusi dalam masalah hidupnya sehari-hari.
Joyfull
learning adalah proses pembelajaran dilakukan dengan perasaan bahagia.
Siswa merasa senang dan menikmati setiap proses pembelajarannya.
Pembelajaran Deep Learning
Dalam Bahasa Indonesia Tentang Teks Eksplanasi
Pembelajaran
deep learning dalam pelajaran Bahasa Indonesia bisa diterapkan untuk
mempelajari teks eksplanasi. Elemen yang dimunculkan adalah membaca dan
berbicara. Kali ini, kita menggunakan wacana berupa sebuah cerita inspirasi.
Wacana tersebut berjudul Tukang Ojek Payung yang terdapat di dalam buku teks.
Pemanfaatan
wacana dalam buku teks diharapkan lebih mempermudah siswa dalam belajar.
Keterbatasan dalam beragam hal, seperti sarana dan prasarana belajar bisa
diantisipasi dengan penyediaan buku paket.
Wacana ini juga
relatif lebih mudah ditemukan oleh siswa. Tidak membutuhkan kuota. Isi wacana
juga sangat ideal untuk pembentukan karakter. Siswa diharapkan terinspirasi
oleh tokoh untuk memperbaiki nasib hidupnya. Mampu mandiri dan punya semangat
juang.
Proses Pembelajaran Deep
Learning untuk Teks Eksplanasi
Proses
pembelajaran deep learning untuk teks eksplanasi ini berpusat pada elemen
meaningfull learning. Siswa menghubungkan isi wacana dengan kehidupan
sehari-hari. Mindfull learning didasarkan pada aspek life skill berbicara.
Siswa dilatih untuk berani berbicara di hadapan publik. Joyfull learning, guru
bisa memberikan ice breaking di sela-sela presentasi yang panjang.
Tahapan proses
pembelajaran deep learning ini ada dua, yaitu membaca dan presentasi. Membaca teks eksplanasi berjudul Tukang Ojek
Payung merupakan hal pertama yang dilakukan oleh siswa. Di sini, siswa
melakukan kegiatan membaca pemahaman dan membaca kritis. Jika perlu, siswa bisa
membuat catatan-catatan kecil untuk bahan presentasi nanti.
Proses
pembelajaran deep learning ini diarahkan pada aspek pembelajaran unsur
intrinsik dan unsur ekstrinsik. Selain itu, untuk bahan presentasi, siswa juga
bisa menjawab sepuluh soal yang ada pada buku paket.
Unsur intrinsik.
Ada 7 unsur intrinsik. Pertama, siswa mencermati wacana untuk mendapatkan tema
atau masalah yang dibahas dalam cerita tersebut. Kedua, siswa menguraikan
aspek penokohan, seperti nama, karakter
dan jenis tokohnya. Apakah termasuk tokoh utama atau sampingan. Tokoh baik atau
jahat. Ketiga, pembahasan latar. Siswa menguraikan latar tempat, waktu, dan
suasana disertai dengan bukti-bukti yang ada di wacana.
Keempat, siswa
menjelaskan tentang alur. Termasuk alur maju, mundur, atau campuran. Apa
alasannya? Kelima, siswa menguraikan sudut pandang yang digunakan dalam cerita
inspiratif tersebut. Keenam, siswa membahas majas atau gaya bahasa. Di sini,
siswa kembali mempelajari jenis-jenis majas. Lalu, mencari kalimat dalam wacana
yang berupa majas.
Ketujuh, siswa
mencari amanat atau hikmah dari isi wacana tersebut. Semoga hikmah ini menjadi
harta karun yang berharga untuk kehidupan pribadi mereka. Membangun hati dan
jiwanya agar bisa hidup lebih baik lagi.
Unsur
Ekstrinsik. Siswa menguraikan aspek politik, ekonomi, sosial budaya, keamanan
yang terjadi di Indonesia secara nyata. Juga menghubungkan isi cerita dengan
pelajaran IPS tentang perubahan sosial.
Kegiatan
menelaah wacana ini dilakukan berpasangan bersama teman sebangkunya. Mereka
berkolaborasi dan berdiskusi untuk mendapatkan bahan presentasi nanti.
Deep Learning: Presentasi
Teks Eksplanasi
Setelah menelaah
wacana dengan panduan khusus tersebut, siswa wajib menyampaikan kembali hasil
membaca pemahaman dan membaca kritisnya.
Sebelum mulai
presentasi dibuat kesepakatan dulu. Apakah nilai presentasi berlaku untuk teman
diskusinya juga atau bersifat individu? Mereka memilih nilai individu.
Oleh karena itu,
mereka tampil solo di panggung menyampaikan satu hal saja. Bisa menyampaikan
satu jawaban soal, satu unsur intrinsik, atau satu unsur ekstrinsik. Dengan
cara seperti ini, siswa memiliki kekayaan sudut pandang.
Tantangan Pembelajaran Deep
Learning Tentang Teks Eksplanasi
Tak ada
tantangan gak rame. Demikian juga dalam proses pembelajaran deep learning
tentang teks eksplanasi ini. Ada 6 hal yang muncul sebagai tantangan
pembelajaran.
1.
Boros waktu
Karena presentasinya bersifat
perorangan, maka jumlah siswa yang banyak ( 40 orang ) membuat waktu belajar
jadi memakan waktu banyak.
2.
Jenuh
Walaupun materi bahasan berbeda,
kejenuhan tetap muncul dalam proses belajar. Untuk menyegarkannya, saya selingi
dengan kuis yang jadi bonus nilai.
3.
Kesulitan menangkap informasi
Ada beberapa siswa yang kesulitan
menangkap informasi dari bacaan. Mereka harus diberikan pertanyaan-pertanyaan
pemantik untuk mendapatkan jawabannya. Dengan pancingan pertanyaan tersebut,
mereka bisa presentasi.
4.
Kurang menggali perubahan sosial
Pada aspek presentasi unsur
ekstrinsik, siswa yang menyampaikan aspek sosial budaya ini kurang menggali
perubahan sosial. Dugaan saya, hal ini terjadi karena mereka mempelajari materi
tersebut di semester pertama. Siswa sudah lupa dan kurang waktu untuk mengeksplorasinya
kembali.
5.
Siswa kurang berpartisipasi aktif.
Pada saat presentasi, siswa yang
hadir wajib berpartisipasi. Mereka bisa
bertanya, mengkritik, memberikan tambahan informasi, berpendapat dan aktivitas
lainnya.
Namun, setelah berjalan beberapa
waktu, hal ini berkurang drastis. Semakin lama, partisipasi ini semakin tidak
ada.
Partisipasi ini juga kurang merata.
Ada siswa yang sangat aktif. Ada juga yang sangat pasif. Di akhir presentasi,
siswa yang belum berpartisipasi, saya paksa untuk aktif menanggapi atau
bertanya agar mendapatkan nilai bonus sebagai bahan tambahan nilai rapot.
6.
Presentasi siswa kurang maksimal
Saat presentasi, siswa kurang
menguasai bahan atau materi presentasi. Mereka sangat terpaku pada catatan yang
dibuatnya. Kurang berani untuk berbicara secara lepas tanpa buku.
Solusinya perlu manajeman waktu yang lebih
baik, cukup waktu untuk latihan dan persiapan.
Refleksi Pembelajaran Deep
Learning Teks Eksplanasi
Dalam proses
pembelajaran deep learning tentang teks eksplanasi ini, keberhasilan utama
adalah siswa sudah mampu menghubungkan isi cerita dengan kenyataan hidup
sehari-hari. Ini satu hal yang patut diacungi jempol. Mereka bisa
menjelaskannya secara panjang lebar.
Kekurangan yang
terjadi dalam proses pembelajaran ini adalah rasa bosan saat proses presentasi,
terutama dengan jumlah siswa yang banyak tadi. Butuh variasi untuk menyampaikan
presentasi cerita.
Tak ada gading
yang tak retak. Pembelajaran itu sebuah proses panjang yang selalu bernuansa
trial and error.
Semoga tulisan
ini menjadi pemantik untuk proses pembelajaran Bahasa Indonesia menggunakan
pendekatan deep learning. Bapak dan Ibu guru hebat bisa lebih mengeksplorasi
pembelajaran sehingga bisa mencapai hasil yang lebih maksimal.
Sampai jumpa